Love & Relationship
Orang Tua : Jangan Lakukan Ini Saat Marah!


Orang Tua : Jangan Lakukan Ini Saat Marah!
Para ibu dan ayah – Anda tahu lebih baik daripada orang lain tentang anak Anda. Penting bagi orang tua untuk meningat bahwa tanggung jawab mereka adalah membesarkan anak mereka untuk menjadi produktif terhadap hidup mereka. Jadi ketika Anda marah pada anak Anda, Anda bisa berhati-hati dan tidak mengatakan hal-hal yang akan Anda sesali, atau bahkan melakukan tindak kekerasan pada anak Anda. Berikut adalah lima tips yang tidak seharusnya dilakukan orang tua saat marah kepada anak mereka :
 
1.       Jangan pernah bandingkan anak Anda dengan saudara atau teman-temannya, misalnya “Mengapa kamu tidak bisa seperti abangmu?” Hal ini mungkin bisa merusak memorinya dari waktu ke waktu. Anak perlu tahu bahwa mereka dicintai dan diterima sebagai diri mereka sendiri. Dibandingkan dengan orang lain yang lebih pintar, lebih sopan, lebih kurus, lebih atletis, atau yang berpenampilan lebih menarik tidak akan membawa efek positif bagi rasa percaya diri anak Anda. Pesan yang sebenarnya sedang Anda sampaikan adalah “Kamu tidak baik.” Daripada Anda hanya membandingkannya, lebih baik Anda menjelaskan mengapa tingkah laku dan sikapnya itu tidak bisa diterima. Mereka perlu tahu hal apa yang tidak bisa diterima oleh orang tua mereka, dan apa yang bisa mereka lakukan.
 
2.       Jangan pernah gunakan hukuman fisik. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa anak yang dipukul menjadi lebih agresif dan liar daripada anak yang tidak. Dan hal ini juga menunjukkan bahwa orang tua tidak bisa mendidik anaknya dengan baik. Ini bukan masalah hukuman atau disiplin yang bisa diterima atau tidak – tapi lebih mengarah kepada perasaan marah yang ditimbulkan oleh orang tua. Anak tidak akan belajar perbuatan apa yang salah yang telah dilakukan mereka, dan apa hubungan emosi anak dengan kemarahan yang ditimbulkan oleh orang tua mereka.
 
3.       Jangan pernah berteriak kepada anak Anda didepan orang lain. Menggunakan kata-kata yang kasar, khususnya di depan orang lain akan berdampak negatif pada rasa percaya diri anak. Kata-kata kasar dikategorikan sebagai serangan secara tidak langsung. Studi menunjukkan bahwa kata-kata verbal yang kasar yang ditujukan kepada anak menyebabkan mereka melihat diri mereka sendiri sebagai seseorang yang tidak kompeten, tidak nyaman dengan sifat mereka sendiri, dan juga tidak berharga. Studi juga menunjukkan bahwa semakin banyak kata-kata kasar yang mereka berikan kepada anak maka semakin tertutup pula komunikasi di dalam keluarga mereka. Jika Anda merasa sedang marah, Anda sebaiknya beristirahat sejenak atau pergi dari sana sehingga Anda tidak mengeluarkan kata-kata yang akan Anda sesali. Dan ketika emosi Anda sudah reda, Anda bisa menjelaskan kepada anak Anda mengapa Anda marah dan jelaskan kepadanya apa yang seharusnya dia lakukan. Bantu Pastikan anak Anda menceritakan kepada Anda tentang apa yang dia rasakan. Ini menginformasikan kepada anak Anda bahwa Anda bisa mengontrol diri Anda dengan baik.
 
4.       Anak perlu diterima sebagaimana diri mereka – apa adanya, bukan diterima karena mereka telah melakukan satu hal. Ketika anak menerima pujian dan respon positif saat mereka mendapat nilai 100 pada saat ujian, atau mendapatkan juara pada olimpiade, dia akan merasa bahwa untuk diterima, dia harus sempurna setiap saat. Ini adalah sebuah standar yang tidak bisa dilakukan oleh semua anak. Jika mereka merasa mereka tidak bisa menjadi yang terbaik, mereka tidak akan melakukannya. Ketika anak Anda melakukan sesuatu walau tidak sempurna, Anda akan lebih baik mengatakan “Aku sangat mencintaimu dan itu tidak akan pernah berubah, tapi aku sangat kecewa dengan apa yang telah kamu lakukan.”
 
5.       Jangan pernah biarkan anak Anda berpikir tentang apa hal salah yang telah mereka lakukan. Ini adalah hal yang salah tentang parenting. Kita semua berpikir bahwa kita adalah orang tua yang pintar saat kita menyuruh anak-anak kita untuk masuk ke dalam kamar dan berpikir sendiri. Anda seharusnya memberi tahu mereka apa hal yang salah yang telah dilakukan mereka dan bantu mereka untuk mengatasinya. Kita tidak meminta anak kita untuk mencari alternatif. Jadi daripada meminta mereka untuk memikirkannya sendiri, jelaskan dengan detail kepada mereka. Apa yang harus mereka lakukan, dan bagaimana cara mereka mengatasi masalah itu.
 
Apa hal terburuk yang pernah Anda lakukan kepada anak Anda saat Anda marah?
Rahasia Memperbesar Alat Vital Pria
Dapatkan eBook Panduan Lengkap cara memperbesar alat vital Anda!
Disertai video untuk memudahkan latihan anda!
Termurah & Langsung download! Hanya Rp 50.000!



Login untuk memberi komentar
There are 12 comment(s) for this Article
  1. No photo
    Shella Wardianti
    Member
    krna dr kecil sering dimarahin karna hal sepele di marah2in smpe teriak2 di dpn umum saya alamin smpe sy sudah remaja efek ny sya sulit utk menyayangi ibu sya sendiri dr kecil sya ga bole pny tmn ma ibu sy.utk ibu2 yg pny anak sya cuma mau share jgn sllu mrh dgn fisik n kata2 ksar krna itu bsa membuat anak2 jauh dr org tua ny mngkin saat mreka kecil anak itu bsa nurut bkn krna hormat sma ke2 org tua ny tp krna takut & trbwa smpai dwsa
    Minggu, 28 Juli 2013 09:54:18 wib

  2. No photo
    Santy
    Member
    Makasih info nya mudah"an ini bs jd pedoman u/ para ibu.
    Kamis, 18 Juli 2013 12:57:47 wib

  3. No photo
    Siska Septiawati
    Member
    Aku sering bgt berteriak saat anak ku buat salah :( thank's bgt info nya aku jd tahu kalo ternyata apa yg aku lakuin salah besar!!
    Senin, 24 Juni 2013 21:38:45 wib

  4. No photo
    Adela Khairiyani
    Member
    jangan hancurkan benda milik anak, dan jangan mengacak acak kamar atau privasi miliknya
    Senin, 24 Juni 2013 16:51:34 wib

  5. No photo
    Anitaeldaroin
    Member
    i will do that
    Sabtu, 22 Juni 2013 23:53:20 wib


Related Articles: